• Berita Terbaru Teknologi

Nyaris kebanyakan orang suka pada jeans biru. Mungkin saja anda juga mempunyai sebagian potong dirumah. Namun sekarang ini, jins biru hanya sehelai pakaian yang dapat kita beli dengan harga terjangkau. Siapa yang akan yakin bila beratus-ratus tahun waktu lalu, sehelai kain dengan warna biru dapat menggunakan banyak uang?

Biru sempat jadi warna paling bernilai didunia. Pewarna biru yang di kenal jadi indigo cake dipandang jadi barang bernilai, bahkan juga dapat dipakai jadi pengganti mata uang.

Warna biru yaitu komoditas export yang dimonopoli oleh orang Eropa, karna berbahan susah dibudidayakan. Warna ini diperoleh dari tanaman indigofera yang dibudidayakan di Peru, India, Asia Timur serta Mesir pada jaman purba. Bukti tertua tentang pemakaian warna indigo atau nila dapat dikilas balik sampai th. 4000 SM, datang dari catatan di Huaca Prieta, Peru.

Namun nama indigo sendiri datang dari bhs Yunani yang bermakna ‘pewarna dari India’. Sebab saat itu beberapa saudagar Yunani memperoleh indigo cake dari India. Kata ini lalu diserap oleh bhs Latin serta Portugis sampai jadi indigo.

Ditulis Indigoartbox. com, tehnologi pembuatan warna biru masuk ke Eropa lewat catatan Marcopolo. Beberapa budak dari Afrika membawa pengetahuan mengenai budidaya indigofera atau tanaman nila ke Amerika Serikat. Pada th. 1700-an, keuntungan dari perdagangan indigo cake telah melampaui gula serta kapas.

” Indigo lebih kuat dari senjata, ” kata Catherine E. McKinley, penulis Indigo : In Search of the Color that Seduced the World. ” Indigo dipakai jadi mata uang dengan harfiah. Mereka menukarkan selembar kain biru dengan satu budak. ”

” Ketika revolusi Amerika, dolar tidak mempunyai kemampuan serta indigo cake dipakai jadi mata uang, ” kata McKinley.

Makin lama, orang Eropa mulai meningkatkan tehnik pembuatan warna biru sendiri. Bahan yang digunakan lebih rendah kualitasnya dari pada indigofera. Tetapi bahan ini lebih terjangkau untuk beberapa orang. Makin lama warna biru tidak sekali lagi jadi barang elegan.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *