• Berita Terbaru Teknologi

56 th. lantas, simpanse yang diantar ke suborbit, kembali pada Bumi dengan selamat. Pengiriman simpanse dalam penerbangan itu untuk meyakinkan manusia dapat hidup dalam misi penerbangan luar angkasa. Pengiriman hewan itu lewat kapsul Mercury dikerjakan sebelumnya pengiriman astronaut awal Amerika.

Diambil BBC, Senin 30 Januari 2017, jam 16. 55 saat setempat 56 th. lantas, kapsul Mercury yang membawa simpanse Holloman Aerospace Medical Centre atau Ham meluncur di Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat.

Nyatanya jalur penerbangan kapsul itu melebihi dari tujuan yang semestinya. Lalu computer melaporkan ada penurunan supply oksigen dalam kapsul. Pada peristiwa ini, titik penerbangan telah meraih 253 Km diatas permukaan Bumi, lebih tinggi dari tujuan 185 Km. Kapsul perlu saat 16, 5 menit sesudah di luncurkan untuk meraih ketinggian 250 Km.

Sepanjang lebih kurang enam menit di ruangan hampa, Ham terpantau tidak menanggung derita dampak jelek. Tanggapan Ham sebagus waktu di di Bumi.

Waktu penerbangan, simpanse berumur tiga th. itu menggerakkan sebagian operasi yang berhasil, dengan pesawat yang bergerak 8 ribu Km per jam di ketinggian 250 Km dari permukaan Bumi. Simpanse sudah dilatih untuk menarik tuas sebagai tanggapan atas lampu berkedip sepanjang penerbangan.

Setelah itu waktu kapsul kembali pada Bumi, misi menjumpai beberapa kesusahan waktu mendarat. Lantaran pendakian penerbangan yang curam serta tidak sesuai sama perkiraan, kapsul Mercury melampui tempat pendaratan yang sudah ditetapkan di Atlantik.
Demikian kapsul mendarat, Ham mesti menanti sekurang-kurangnya tiga jam sebelumnya diketemukan oleh tim evakuasi di darat.

Waktu helikopter penyelamat tiba di titik pendaratan, tim temukan kapsul beberapa sisinya terbenam. Hal semacam ini tunjukkan kapsul mendarat dengan kemampuan yang besar, diperlihatkan dengan dua lubang membekas di kapsul.
Simpanse asal Kamerun itu dipilih sebagai astronaut simpanse sesudah menaklukkan lima simpanse yang lain. Keseluruhan ada enam kandidat astronaut simpanse, empat betina serta dua jantan, termasuk juga Ham.

Ke enam simpanse itu melakukan kursus intensif di New Mexico serta Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat. Ilmuwan waktu itu pilih simpanse di banding anjing, lantaran mamalia ini lebih serupa dengan manusia.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *